KABAR GEMBIRA, OBAT DAN VAKSIN TERNAK TERMASUK DIKECUALIKAN PSBB

KABAR GEMBIRA, OBAT DAN VAKSIN TERNAK TERMASUK DIKECUALIKAN PSBB

Aturan larangan dan pengecualian kegiatan selama PSBB sudah diatur tegas oleh Pemerintah, mulai dari Peraturan Menteri Kesehatan, hingga Peraturan Gubernur. Berikut aturan mengenai apa saja yang akan dilarang beroperasi dalam pelaksanaan PSBB dan yang dikecualikan alias tetap boleh beroperasi secara terbatas.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 9 tahun 2020 Tentang  Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), ada beberapa tempat yang akan ditutup, dan beberapa tempat masih diperbolehkan beroperasi.
Perincian tata cara ini tertuang di Peraturan Menteri Kesehatan yang diteken oleh Menkes Terawan Agus Putranto pada Jumat, 3 April 2020. Beleid baru ini resmi diundangkan pada tanggal yang sama, melalui Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 326.
Adapun daftar perusahaan komersial dan swasta yang dikecualikan atau tetap boleh beroperasi diantaranya adalah:
Toko-toko yang berhubungan dengan bahan dan barang pangan atau kebutuhan pokok serta barang penting, yang mencakup makanan (antara lain: beras, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, bawang bombay, gula, minyak goreng, tepung terigu, buahbuahan dan sayuran, daging sapi, daging ayam, telur ayam, ikan, susu dan produk susu, dan air minum dalam kemasan) termasuk warung makan/rumah makan/restoran, serta barang penting yang mencakup benih, bibit ternak, pupuk, pestisida, obat dan vaksin untuk ternak, pakan ternak, gas LPG, triplek, semen,besi baja konstruksi, dan baja ringan.
Dikecualikannya perusahaan obat dan vaksin ternak untuk tetap beroperasi selama PSBB sesuai dengan masukan Ketua Umum ASOHI melalui surat resminya dengan nomor : 022/ASOHI/III/2020 bertanggal 31 Maret 2020 terkait Rencana Pemerintah Bila Dilakukan Lockdown (PSBB) di Beberapa Wilayah Indonesia. Surat tersebut ditujukan kepada Menteri Pertanian RI, Menteri Perdagangan RI, Menteri Perindustrian RI, dan Menteri Kelautan dan Perikanan RI. Hal ini sudah barang tentu menjadi prestasi dan keberhasilan ASOHI dalam memperjuangkan kepentingan anggota. Selamat untuk ASOHI dan anggotanya! (WK)

Similar Posts:

Baca Juga:   SEMINAR NASIONAL & PELANTIKAN PENGURUS ASKESMAVETI PERIODE 2018-2022

  • Comments
  • 0

Sign up for Newsletter

Sign up to get our latest exclusive updates, deals, offers and promotions.