Kongres XII GPPU, Gandeng Stakeholder Perunggasan Hadapi Tantangan

 

Pemukulan gong oleh Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Sugiono,
sebagai simbolis pembukaan Kongres XII GPPU. (Foto: Ridwan)

Menghadapi tantangan nasional, regional dan global menjadi tema yang diangkat dalam Kongres XII Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas Indonesia (GPPU), yang dilaksanakan Kamis (26/7), di Santika TMII, Jakarta.

Ketua GPPU, Krissantono dalam sambutannya mengajak seluruh stakeholder bidang perunggasan untuk bersama-sama menghadapi tantangan industri perunggasan Indonesia. “Mari kita buka lembaran baru dan kita tinggalkan budaya saling menyalahkan  untuk bisa bergandengan tangan dan berjalan bersama. Karena kita tidak bisa memikul tantangan itu sendirian,” ujarnya.

Kongres yang dihadiri lebih dari 50 orang peserta ini turut mengundang Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Kementerian Pertanian, Sugiono, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo dan Ketua Federasi Masyarakat Perunggasan (FMPI), Don P. Utoyo.

Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo (kiri) saat menerima
cinderamata dari Ketua GPPU, Krissantono. (Foto: Ridwan)

Dalam arahannya, Mendes Eko mengungkapkan, di era global saat ini industri yang bergerak harus mampu mengikuti perubahan agar tak tergilas oleh perubahan itu sendiri. Ia pun menampilkan beberapa kegiatan pembangunan desa lewat komoditi pertanian melalui program Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) yang bisa menjadi contoh bagi industri perunggasan.

“Saya menawarkan peluang bagi GPPU dan pelaku usaha perunggasan lain untuk ikut membangun kemitraan, rumah potong atau produk olahan yang bisa meningkatkan konsumsi ayam di pedesaan, manfaatkan peluang pembangunan tersebut,” kata Eko.

Sementara disampaikan Sugiono, walau banyak kisruh yang terjadi di industri perunggasan, kekompakan tetap diperlukan demi penyediaan protein asal hewani. “Walau terjadi saling senggol tetapi kita bisa mempertahankan industri perunggasan, bahkan produksinya bisa mencapai surplus. Mari kita kompak untuk menyelesaikan masalah dan mencari jalan keluarnya,” tutur dia.

Hal itu pun ditanggapi sigap oleh Sekjen GPPU, Chandra Gunawan, yang menyatakan pihaknya sangat siap dalam menghadapi tantangan industri perunggasan ke depan. “GPPU akan sangat siap, kita dorong bersama upaya yang sudah dilakukan pemerintah, salah satunya konsumsi telur dan daging ayam untuk kecerdasan bangsa. Kita juga sangat siap membantu membangun roadmap perunggasan,” tukas Chandra. (RBS)

Hasil Kongres
Dari hasil Kongres XII GPPU, ditetapkan kepengurusan baru BPP GPPU periode 2018-2022 sebagai berikut:
Ketua Umum : Ahmad Dawami
Ketua I : Krissantono
Ketua II            : Eko Parwanto
Sekjen : Chandra Gunawan
Wakil Sekjen I : Wahyu Nugroho
Wakil Sekjen II : Erwan Julianto
Bendahara : Theresia Yeni

Similar Posts:

Baca Juga:   ANJING KINTAMANI BALI RESMI JADI ANJING RAS DUNIA

  • Comments
  • 0

Sign up for Newsletter

Sign up to get our latest exclusive updates, deals, offers and promotions.