Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

MEWASPADAI KEMBALINYA AI DAN SERANGAN PENYAKIT INFEKSIUS BARU

Posted on

Mewaspadai serangan AI dan IBH yang masih menjadi ancaman pada ayam broiler. (Sumber: Google)

Siapa tak kenal Avian Influenza (AI)? Adalah bohong jika ada peternak yang minimal pernah mendengar mengenai penyakit ini. Zoonosis berbahaya, kerugian ekonomi, kepanikan massal, serta ditutupnya keran ekspor-impor produk perunggasan, mungkin merupakan hal yang “ngeri-ngeri sedap” yang menanungi AI. Lalu bagaimanakah perkembangan AI terkini? Lalu bagaimana pula dengan penyakit infeksius baru yang mengancam?

Banyak kalimat yang dapat melukiskan betapa mengerikannya serangan AI bagi sektor peternakan di suatu negara. Penyakit yang disebabkan oleh virus influenza tipe A yang berasal dari family Orthomyxoviridae ini sudah menjadi wabah di seluruh dunia. Hampir seluruh benua di dunia telah merasakan dahsyatnya serangan AI. Bukan hanya unggas, korban manusia pun berjatuhan, hal ini tentunya selain mendapatkan perhatian organisasi kesehatan hewan dunia (OIE) juga menjadi perhatian bagi organisasi kesehatan dunia (WHO).


Perkembangan AI di Indonesia
Sejak 2003 lalu AI telah eksis di Indonesia, saat itu terjadi wabah penyakit yang menyebabkan kematian mendadak pada unggas dengan gejala klinis seperti penyakit tetelo (ND). Sampai akhirnya kemudian didalami bahwa wabah tersebut disebabkan oleh penyakit baru bernama AI dari subtipe H5N1.


Hari demi hari, tahun demi tahun, secara perlahan tapi pasti AI menyebar ke seluruh wilayah Indonesia. Bukan hanya virus dari subtipe H5N1, ada juga H9N2 yang disebut-sebut sebagai low pathogenic AI. Awalnya wabah H9N2 ini terjadi pada ayam petelur, namun kini H9N2 juga “doyan” menginfeksi broiler.


Berdasarkan data yang dihimpun dari PT Medion, pada 2018 kemarin kasus AI masih banyak diperbincangkan peternak Indonesia meskipun tidak seramai 2017. Data dari tim Technical Services Medion yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, menunjukkan bahwa kejadian kasus tersebut masih menduduki peringkat keempat penyakit viral pada ayam pedaging dan pejantan, serta peringkat… (CR)




Selengkapnya baca Majalah Infovet edisi Februari 2019.

Agribiz Network

Post Terkait:

  • Potensi Keuntungan dan Manfaat Dalam Beternak Kambing Ternak kambing yang ditampilkan pada kegiatan Jambore Peternakan Nasional tahun lalu. Ternak kambing di Indonesia populasinya menduduki urutan ketiga diantara hewan ruminansia, yaitu sebesar 10.012.794…
  • Masih ada Jalan Menghadapi Ancaman Impor     “Daging Impor Asal Brazil akan Gempur Pasar Indonesia”, demikian sebuah judul artikel di sebuah media cetak nasional awal Mei lalu yang beredar di…
  • ADU NASIB DI KANDANG CLOSED HOUSE Contoh kandang closed house. (Sumber: HighTop) Berawal dari daerah subtropis dengan iklim empat musim, kini penerapan sistem kandang closed house telah merambah peternakan di daerah…
  • Jamur Tiram Makin Berkualitas, Gara-gara Limbah Unggas Budidaya jamur tiram putih.Terobosan di dunia peruggasan di dalam negeri tampaknya bukan saja terjadi di bidang produksi ayam dan telur. Berbagai riset juga dilakukan para…
  • Pentingnya Manajemen Tempat Pakan dan Minum Ayam Broiler Kekurangan jumlah tempat pakan dan minum, serta kepadatan yang tinggi, dapat menyebabkan kasus kanibalisme, meningkatnya angka kesakitan, bahkan kematian yang berakibat pada kegagalan panen. (Foto:…
  • Menghindari Serangan IBH (Inclusion Body Hepatitis)… Pemeliharaan broiler prosesnya sangat cepat. Untuk mencapai finish dengan normaldiperlukan kondisi fit sejak kedatangan DOC di farm, yang tidak hanya berpedoman padakondisi fisik secara kasat…
  • Tentang AGP (Antibiotic Growth Promoter) dan Antikoksidia Tanggal 6 Mei 2017 lalu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menandatangani Permentan no 14/2017 tentang klasifikasi obat hewan. Dalam peraturan ini tercantum pelarangan antibiotika imbuhan…
  • GELIAT SENYAP BETA-GLUCAN | Majalah Infovet I… Oleh: Tony Unandar (Anggota Dewan Pakar ASOHI) Pada era pasca non-AGP (antibiotic growth promoter), disamping konsistensi implementasi konsep-konsep biosekuritas di lapangan, juga optimalisasi sistem imunitas…
  • UGM Gandeng PT Ciomas Adisatwa Resmikan Laboratorium Laboratorium Pasca Panen Peternakan UGM bekerjasama dengan PT Ciomas Adisatwa (Japfa Group). Pada 18 Desember 2017, Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten…
  • MANAJEMEN PAKAN UNGGAS LOKAL | Majalah Infovet I… Bisnis unggas lokal kian diminati masyarakat. (Sumber: Istimewa)Unggas lokal makin diminati masyarakat, terlebih setelah adanya gerakan pelestarian ternak lokal oleh organisasi pertanian dunia (WHO) sejak…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Potensi Keuntungan dan Manfaat Dalam Beternak Kambing by Agribisnis Ternak kambing yang ditampilkan pada kegiatan Jambore Peternakan Nasional tahun lalu. Ternak kambing di Indonesia populasinya menduduki urutan ketiga diantara hewan ruminansia, yaitu sebesar 10.012.794…
  • Masih ada Jalan Menghadapi Ancaman Impor by Agribisnis     “Daging Impor Asal Brazil akan Gempur Pasar Indonesia”, demikian sebuah judul artikel di sebuah media cetak nasional awal Mei lalu yang beredar di…
  • ADU NASIB DI KANDANG CLOSED HOUSE by Agribisnis Contoh kandang closed house. (Sumber: HighTop) Berawal dari daerah subtropis dengan iklim empat musim, kini penerapan sistem kandang closed house telah merambah peternakan di daerah…
  • Jamur Tiram Makin Berkualitas, Gara-gara Limbah Unggas by Agribisnis Budidaya jamur tiram putih.Terobosan di dunia peruggasan di dalam negeri tampaknya bukan saja terjadi di bidang produksi ayam dan telur. Berbagai riset juga dilakukan para…
  • Pentingnya Manajemen Tempat Pakan dan Minum Ayam Broiler by Agribisnis Kekurangan jumlah tempat pakan dan minum, serta kepadatan yang tinggi, dapat menyebabkan kasus kanibalisme, meningkatnya angka kesakitan, bahkan kematian yang berakibat pada kegagalan panen. (Foto:…

  • 1,202,715
  • 606,559
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI