TELAH TERBIT BUKU " MENGGALI BERLIAN DI KEBUN SENDIRI"

Begitu ladangnya laku, sang petani segera pergi mengembara untuk meraih impiannya, menjadi orang kaya karena tambang berlian.

Sementara itu, suasana gembira melanda si pembeli lahan milik petani. Ia merasa sangat senang karena mendapatkan harga lahan pertanian subur yang cukup murah. Tak hanya itu, rejeki nomplok yang datang ternyata belum berhenti.

Suatu hari, ia menemukan sebongkah batu besar di salah satu sudut sungai yang mengalir di lahan yang sudah ia miliki itu. Ternyata, di dalam batu itu ditemukan berlian yang berharga sangat mahal.

Dengan penasaran, ia pun berkeliling lahan pertanian dan menemukan lebih banyak sekali batu besar yang serupa, mengandung berlian. Dari lahan pertanian yang dibelinya dengan harga murah itu, ia menjadi kaya raya. Ternyata, di sanalah salah satu tambang berlian terbesar di dunia berada.

Lalu, bagaimana dengan nasib si petani?

Dalam pengembaraannya, ia menyadari bahwa mendapatkan berlian tidak mudah. Apalagi ia sama sekali belum berpengalaman menggali tambang berlian. Bekal persediaan dari hasil menjual lahan pertanian semakin menipis. Hingga puncaknya, ia merasa sangat sedih dan putus asa, lalu memutuskan melompat ke sebuah sungai yang dalam dan berarus deras. Hasrat dan cita-cita sang petani pun tenggelam bersama tubuhnya.

***


Baca Juga:   DAGING KERBAU IMPOR AMANKAH? | Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan

“Sungguh menyedihkan, melihat orang yang menyia-nyiakan hidupnya. Berlari dari satu hal ke hal lain hanya untuk melakukan sesuatu yang ternyata tidak bermanfaat untuk mengembangkan dirinya,” ujar Earl Nightingale, yang mempopulerkan kisah petani tersebut.

“Apa yang Anda impikan sangat mungkin berada di tempat Anda bekerja saat ini. Namun, karena tidak sabar, Anda memutuskan untuk mengembara dan ternyata tidak mendapatkan apa-apa,” lanjut Earl.

Pelajaran dari sang petani Afrika, “Jangan menjual lahan sendiri demi mendapatkan berlian di tempat lain, padahal tambang berlian itu ‘sudah ada’ di lahan milik kita sendiri”.

***

Ingin tahu selengkapnya tentang buku ini ? Ayo pesan sekarang juga (lihat brosur yang ada di artikel ini).

Tokoh yang memberikan endorsement di Buku ini antara lain:

1. Andrie Wongso , motivator no 1 Indonesia

2. Dr. Drh. Ketut Diarmita, MP, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan

3. Prof. Abdul Basith, trainer softskill dan kemandirian

4. Drh. M. Munawaroh MM, Ketua Umum PB PDHI (Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia)

5. Cipto Utomo, trainer, motivator, culture specialist

6. Ubaydilah Anwar, softskill trainer

7. Ir. Didiek Purwanto, Ketua Umum PB ISPI (Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia)

8. Drh. Irawati Fari, Ketua Umum ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia)

9. Arief Dahsyat, Motivator

10. Hari Soul Putra, Motivator/guru manajemen keuangan

11. Bunda Nunki, Guru, Pendiri Studi Psikologi Komunikasi Bawah Sadar, Insight Academy

12. Agus E Purwanto, Certified Associate Emergenetics International, Asia

13. Suhadi Purnomo, Ketua Format (Fprum Media Peternakan )

Baca Juga:   BUKU "MENGGALI BERLIAN" RESMI DILUNCURKAN DI INDOLIVESTOCK EXPO

Agribiz Network

Similar Posts:

  • Comments
  • 0

Sign up for Newsletter

Sign up to get our latest exclusive updates, deals, offers and promotions.