Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Uji Multilokasi Udang Vaname Nusantara G-4

Posted on

VN G-4 jadi alternatif pengganti untuk budidaya udang vanname F1

Komoditas perikanan budidaya terutama jenis udang masih merupakan komoditas unggulan dalam program ekspor perikanan Indonesia. Di wilayah tropis seperti di Indonesia, udang vaname diproduksi secara massal dengan penerapan teknologi skala sederhana hingga super intensif dengan beberapa karakter yang spesifik bila dibandingkan dengan jenis udang lainnya.

Untuk mendukung usaha budidaya vaname yang berkelanjutan tidak terlepas dari faktor penyediaan benih yang berkualitas (unggul). Benih udang merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan budidaya di tambak, karena benih juga merupakan komponen sarana produksi yang harus memenuhi standar mutu yang dipersyaratkan untuk menjamin keberhasilan mutu produk dan keamanan pangan serta ramah lingkungan.

Susetyo Pramujo mengatakan, benih unggul hanya dapat diproduksi dari induk yang secara genetik unggul disamping pengaruh kualitas air dan pakan juga memegang peranan yang penting dalam pemeliharaannya. Pemuliaan yang telah dilakukan adalah Cross Breeding (kawin silang) dan Selective Breeding (seleksi).

Pemuliaan yang dilakukan BPBAP Situbondo ini, kata Susetyo, agar nilai pengembangbiakan (breeding value) dari suatu populasi dapat meningkat melalui kawin silang dan seleksi, serta menghasilkan udang yang lebih baik (udang yang tumbuh lebih besar, lebih berat,  lebih tahan penyakit, dan sebagainya).

Program pemuliaan  udang vaname nusantara (VN) melalui seleksi famili telah diperoleh induk – induk udang VN generasi keempat (G-4). Induk VN G-4 selanjutnya dikawin silangkan kembali dimana benih hasil persilangan tersebut akan disebarkan ke beberapa lokasi untuk dilakukan ujicoba di masyarakat.

Uji multilokasi performa benih udang VN G-4 dilakukan di tambak tradisional plus, semi intensif dan intensif. Udang vaname dibudidayakan di Sidoarjo dengan sistim tradisional plus dengan  kepadatan 10 ekor/m2, di Situbondo dengan sistim semi intensif dengan kepadatan 50 ekor/m2 dan di IBAP Lamongan dan di Probolinggo dan Bangil dengan sistim  intensif dengan kepadatan 100 ekor/m2.

“Tujuan uji multilokasi di beberapa lokasi adalah untuk mengetahui pertumbuhan udang vaname nusantara hasil pemuliaan dengan seleksi famili pada generasi keempat di tambak tradisional plus, semi intensif dan intensif”, tambah Susetyo.

Tujuan akhir adalah agar induk udang yang terpilih dapat menurunkan sifat keunggulannya pada turunannya. Apabila hal ini terjadi, ungkap Susetyo, maka generasi berikutnya akan memiliki nilai lebih karena  udang dapat tumbuh lebih cepat sehingga dapat meningkatkan hasil produksi, dan pertumbuhan udang akan lebih efisien.

 

 

Hasil uji multilokasi

Siti Subaidah menjelaskan, udang dipelihara sesuai SOP yang berlaku, monitoring dilakukan 3 kali selama masa pemeliharaan yang meliputi: kualitas air (pH, alkalinitas, Oksigen, Amonia, Nitrit), jenis plankton, penyakit (bakteri dan virus).

Dari hasil pengamatan bobot udang VN G-4 yang dibudidayakan secara tradisional sampai umur 90 hari bisa mencapai berat 12 gram atau size-nya sekitar 83 gram. Sementara untuk yang dibudidayakan pada tambak semi intensif sampai pemeliharaan di dua lokasi di kab. Situbondo dan Kab. Lamongan sampai umur 70 hari bisa mencapai bobot 8,0-8,3 gram atau size sekitar  120- 125 gram.

Sedangkan untuk benur  yang dibudidayakan pada tambak intensif di Prolinggo dan Bangil udang VN G-4  sampai umur 90 hari masa pemeliharaan didapatkan bobot  9,10 gram – 9,40 gram atau size-nya sekitar 108 gram.

“Dari hasil didapat, dengan demikian kiranya udang VN-G4 bisa sebagai alternatif pengganti udang vanname F1”, ujar Siti.

Selanjutnya baca di majalah Info Akuakultur

 

Post Terkait:

  • Teropong Geliat Tambak Udang di Lampung Timur Dengan panjang pesisir 62 kilometer, Lampung Timur memiliki potensi perikanan budidaya air payau cukup besar. Tercatat, potensi luas tambak yang dimiliki kabupaten ini sekira 8.271…
  • Mengupas Tantangan Budidaya Udang di Pesisir Timur Lampung Keuntungan berlipat yang diperoleh dalam waktu relatif singkat memang menjadi daya tarik budidaya udang vaname yang sangat memikat. Begitu pula potensi budidaya udang di pesisir…
  • Panen, Indikator Evaluasi Usaha Budidaya Panen udang merupakan kegiatan akhir dalam pembesaran udang. Hasil panen dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan indikator keberhasilan usaha budidaya udang. Pemanenan pada pembesaran udang…
  • Meningkatkan Produksi Sayuran Hidroponik dengan… Meningkatkan Produksi Sayuran Hidroponik. Dalam dunia pertanian modern, teknologi terkini telah mengubah cara budidaya sayuran, fokus pada metode hidroponik yang inovatif. Metode ini menghilangkan ketergantungan…
  • Peluang Usaha Jamur Tiram: Prospek dan Potensi di Masa Kini Peluang Usaha Jamur Tiram: Prospek dan Potensi di Masa Kini. Jamur tiram, yang dikenal juga dengan nama Pleurotus ostreatus, adalah salah satu jenis jamur yang…
  • PERS RELEASE: PARADIGMA SUSTAINABLE DEVELOPMENT… Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau (BPPBAP) Maros, 14 Juni 2015 Saat ini, bertambak menjadi peluang untuk pemenuhan produksi pangan, khususnya pemenuhan protein dari hewan…
  • Busmetik, Solusi Petambak Udang Skala Kecil       Pengembangan teknologi Budidaya Udang Skala Mini Empang Plastik atau yang dikenal dengan Busmetik saat ini sedang gencar digalakkan. Pengembangan Busmetik merupakan upaya…
  • SR Rendah Hantui Zona Kebangkitan Udang Windu di… Oleh : Dr. Tarunamulia, ST., MSc. (Peneliti Madya BRPBAP3-Maros) Pada era tahun 1980-an hingga awal 1990, udang windu (Penaeus monodon) merupakan komoditas utama air payau…
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas… Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan. Di tengah krisis pangan global dan kebutuhan akan ketahanan pangan yang semakin mendesak, teknologi…
  • Teknik Stunting Budidaya Bandeng Bisa Panen 3-4 Kali Setahun Oleh: Abdul Salam Atjo – Penyuluh Perikanan Madya Ikan bandeng (Chanos-chanos Forks) masih menjadi komoditas andalan pembudidaya tambak di kabupaten Pinrang. Sejak udang windu banyak dilanda masalah…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Teropong Geliat Tambak Udang di Lampung Timur by Agribisnis Dengan panjang pesisir 62 kilometer, Lampung Timur memiliki potensi perikanan budidaya air payau cukup besar. Tercatat, potensi luas tambak yang dimiliki kabupaten ini sekira 8.271…
  • Mengupas Tantangan Budidaya Udang di Pesisir Timur Lampung by Agribisnis Keuntungan berlipat yang diperoleh dalam waktu relatif singkat memang menjadi daya tarik budidaya udang vaname yang sangat memikat. Begitu pula potensi budidaya udang di pesisir…
  • Panen, Indikator Evaluasi Usaha Budidaya by Agribisnis Panen udang merupakan kegiatan akhir dalam pembesaran udang. Hasil panen dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan indikator keberhasilan usaha budidaya udang. Pemanenan pada pembesaran udang…
  • Meningkatkan Produksi Sayuran Hidroponik dengan… by Agribisnis Meningkatkan Produksi Sayuran Hidroponik. Dalam dunia pertanian modern, teknologi terkini telah mengubah cara budidaya sayuran, fokus pada metode hidroponik yang inovatif. Metode ini menghilangkan ketergantungan…
  • Peluang Usaha Jamur Tiram: Prospek dan Potensi di Masa Kini by Agribisnis Peluang Usaha Jamur Tiram: Prospek dan Potensi di Masa Kini. Jamur tiram, yang dikenal juga dengan nama Pleurotus ostreatus, adalah salah satu jenis jamur yang…

  • 1,202,765
  • 606,609
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI