Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Daging Lebih Kenyal, Pembenihan Ikan Nila Salina Prospektif!

Posted on

Indonesia memiliki lahan tambak 1,2 juta Ha. Sayang, sekitar 30—50% luasan berupa lahan tambak marjinal yang belum dimanfaatkan secara optimal (idle) untuk kegiatan budidaya perikanan.

Rendahnya tingkat pemanfaatan tambak bisa disebabkan kerusakan lingkungan akibat eksploitasi berlebihan secara intensif dalam budidaya udang pada periode tahun 1980-an, maupun pengaruh kenaikan muka laut akibat pemanasan global yang menyebabkan perairan di areal lahan tambak menjadi lebih asin. Untuk menproduktifkannya kembali, dikembangkan komoditas strain unggul perikanan budidaya yang adaptif terhadap perubahan lingkungan. Peluang terbesar jatuh kepada ikan nila yang memiliki sifat euryhaline, telah terdomestikasi, bernilai ekonomi tinggi, dan dapat dijadikan sebagai komoditas alternatif pengganti udang, bandeng atau kakap.

Keunggulan ikan nila lainnya yaitu dikonsumsi oleh berbagai lapisan masyarakat, mampu hidup pada perairan marjinal, dapat dibudidayakan baik dalam skala rumah tangga untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional dan sumber protein hewani masyarakat, serta dikembangkan dalam skala industri sebagai komoditas ekspor.

Dr. Ir. Ratu Siti Aliah, M.Sc., Peneliti Madya Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengatakan, ikan nila (Nile tilapia) Oreochromis niloticus adalah spesies ikan air tawar asal Afrika yang saat ini telah dibudidayakan di lebih dari 100 negara di dunia. Pembudidayaan ikan nila diminati karena kemampuan hidupnya yang tinggi pada perairan marjinal dengan sistem budidaya ekstensif melalui input minimal hingga sistem budidaya intensif. “Mudahnya berkembangbiak juga menyebabkan ikan ini menjadi prioritas untuk usaha dan industri pembudidayaan dengan julukan aquatic chicken atau ikan yang dapat dikembangkan seperti halnya industri ternak ayam. Ikan nila  ukuran 600 gram ke atas dapat dijadikan komoditas ekspor,” ujar Ratu.

Selanjutnya Baca di Majalah Info Akuakultur Edisi April 2016

 

 

Post Terkait:

  • Tekan Biaya Produksi dengan 10 langkah Sistem Tambak Nurseri Percobaan membuktikan, sistem nurseri pada skala komersial di Asia menghasilkan penurunan biaya produksi antara 15-30% dibandingkan dengan proses budidaya biasa. Tidak hanya itu, dengan dikuranginya…
  • Resirkulasi, Tingkatkan Produksi Massal Benih Kakap Putih Dengan resirkulasi, BPBL Batam mampu meningkatkan tingkat kelulusan hidup larva kakap putih hingga 30%. Kakap putih merupakan salah satu hasil perikanan dengan permintaan pasar global…
  • Nusantara 1, Vaname Unggul dari Situbondo Bisa jadi, tak banyak pembudidaya tahu bahwa Indonesia, khususnya Situbondo, telah berhasil memproduksi indukan udang vaname unggul. Hatchery pun tak perlu lagi tergantung pada indukan…
  • Pengangkutan Benih Ikan Sistem Basah-Tertutup Pengangkutan benih ikan sistem basah antarpulau bukan lagi kendala. Beragam sistem transportasi bisa dijadikan pilihan. Salah satunya sistem basah-tertutup. Saat ini, pengangkutan benih ikan antar…
  • Kiat Agar Benih Tumbuh Pesat dan Sehat Dalam budidaya ikan, kualitas benih mempengaruhi hasil segmen usaha budidaya pembesaran. Untuk hasilkan benih berkualitas, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Benih ikan merupakan anak ikan…
  • Untuk Benih yang Berkualitas, Sertifikasi CPIB Perlu! Merebaknya wabah TiLV di sejumlah negara membuat segmen pembenihan mendapatkan sorotan. Terlebih dalam urusan impor benih dan induk tilapia dari wilayah yang terkena wabah. Nama…
  • Pembenihan dan Pembesaran Patin di Pekarangan Dikeluarkannya kebijakan pembatasan kuota impor ikan membuat ikan patin menjadi salah satu ikan dalam negeri yang menjadi tumpuhan kebutuhan pasar lokal. Selain menjadi komoditas konsumsi,…
  • Besarkan Benih Udang Galah Sistem Ugadi Kini, sawah tak lagi sekadar hasilkan padi. Dengan Ugadi, tebar benih udang galah di 1.000 m persegi luas sawah hasilkan 1,52 kwintal udang galah siap…
  • Kepiting Rajungan dari Induk Alam Sebagai salah satu hasil laut yang terkenal nikmat dan bernilai gizi, kepiting rajungan menjadi salah satu hasil laut yang permintaan pasarnya tinggi. Kepiting rajungan juga…
  • Benur Berkualitas Tentukan Suksesnya Budidaya Memilih benur berkualitas adalah langkah awal menuju suksesnya budidaya udang Teliti dalam memilih benur yang akan dipakai tentu menjadi sebuah kewajiban jika ingin memulai usaha…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Tekan Biaya Produksi dengan 10 langkah Sistem Tambak Nurseri by Agribisnis Percobaan membuktikan, sistem nurseri pada skala komersial di Asia menghasilkan penurunan biaya produksi antara 15-30% dibandingkan dengan proses budidaya biasa. Tidak hanya itu, dengan dikuranginya…
  • Resirkulasi, Tingkatkan Produksi Massal Benih Kakap Putih by Agribisnis Dengan resirkulasi, BPBL Batam mampu meningkatkan tingkat kelulusan hidup larva kakap putih hingga 30%. Kakap putih merupakan salah satu hasil perikanan dengan permintaan pasar global…
  • Nusantara 1, Vaname Unggul dari Situbondo by Agribisnis Bisa jadi, tak banyak pembudidaya tahu bahwa Indonesia, khususnya Situbondo, telah berhasil memproduksi indukan udang vaname unggul. Hatchery pun tak perlu lagi tergantung pada indukan…
  • Pengangkutan Benih Ikan Sistem Basah-Tertutup by Agribisnis Pengangkutan benih ikan sistem basah antarpulau bukan lagi kendala. Beragam sistem transportasi bisa dijadikan pilihan. Salah satunya sistem basah-tertutup. Saat ini, pengangkutan benih ikan antar…
  • Kiat Agar Benih Tumbuh Pesat dan Sehat by Agribisnis Dalam budidaya ikan, kualitas benih mempengaruhi hasil segmen usaha budidaya pembesaran. Untuk hasilkan benih berkualitas, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Benih ikan merupakan anak ikan…

  • 1,202,937
  • 606,781
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI