Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Melirik Laba Budidaya Betutu

Posted on

AK13 Ekbis 1 1Sering disebut ikan malas “the sleeper fish”, ikan yang banyak ditemui di perairan umum seperti sungai, danau, dan waduk ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Per kilogram, ikan betutu (Oxyeleotris marmorata) dihargai antara Rp 150.000—Rp 185.000. Tak sedikit yang kini melirik segmen budidayanya.

Meskipun memiliki potensi pasar sebagai komoditas ekspor ke berbagai negara, hingga kini ketersediaan betutu belum bisa memenuhi peluang tersebut karena bergantung kepada hasil penangkapan di alam. Di perairan Waduk Cirata,  penelusuran ikan betutu dimulai dari hulu Sungai Citarum, Cibalagung, dan Cikundul. Sementara di perairan umum waduk Cirata meliputi Blok Maleber, Calingcing, dan Janggari. Alat tangkap yang digunakan yaitu jaring lempar dengan mesh size 2—3 inchi, jenis bubu, dan pancing.

Ikan betutu yang berhasil ditangkap selanjutnya dikumpulkan dalam jaring dan dipilah berdasarkan ukurannya, benih dan konsumsi. Selanjutnya, benih didomestikasi untuk budidaya pembesaran ikan betutu dengan sistem pemberian pakan yang terkontrol. Adapun hasil tangkapan dengan ukuran ikan konsumsi langsung dijual melalui bandar dengan harga yang cukup bervariasi, kisaran Rp 150.000—185.000/kg.

Ikan betutu dapat memijah secara alami dan tidak membutuhkan perlakuan yang rumit. Namun, untuk kontinuitas AK13 Ekbis 1 2 (inzet)produksi sepanjang musim diperlukan sistem budidaya terkontrol sehingga tidak merusak kelestarian alam.

Untuk memenuhi kebutuhan pembudidaya ikan betutu di KJA Cirata yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan benih ikan betutu secara kontinu, percobaan teknik pemijahan secara buatan pun dilakukan. Dalam satu kolam jumlah ikan betutu jantan dan betina harus seimbang. Telur yang dihasilkan ikan betutu indukan bisa mencapai ribuan dan menempel di tempat tersembunyi seperti di dalam paralon.

Budidaya pembesaran ikan betutu dilakukan dalam KJA ukuran 7 m x 7 m dengan tingkat kepadatan benih sebanyak 2.000 ekor. Selanjutnya, jumlah padat tebar dikurangi menjadi 600—1.000 ekor ikan betutu siap konsumsi.

Pakan yang diberikan berupa ikan pepetek, sejenis ikan teri yang hidup di air tawar, dan keong atau tutut yang banyak terdapat pada rangka KJA. Ikan betutu mudah beradaptasi dengan perubahan cuaca. Namun, kondisi lingkungan perairan harus diperhatikan agar tetap bersih karena ikan betutu mudah terserang penyakit jamur.

Mengonsumsi ikan betutu dapat meraih berbagai manfaat, di antaranya ikan betutu mengandung vitamin E yang bermanfaat untuk kesehatan dan juga kecantikan kulit, mengandung enzim dan hormon yang membantu meningkatkan vitalitas pria, serta meningkatkan imunitas tubuh.

Berikut kelayakan usaha budidaya ikan betutu di KJA dengan ukuran 7 m x 7 m sebanyak 4 petak, bobot awal benih ikan betutu 30—50 gram/ekor, dan padat penebaran 2.000 ekor dalam satu petak. Pakan 3% dari biomasa sebanyak 20.480 kg, yang terdiri dari pakan alami dan buatan. Lama pemeliharan 12 bulan karena pertumbuhan lambat dengan tingkat kematian mencapai 40%. Ikan betutu di panen dengan bobot rata-rata 400 g/ekor sehingga hasil panen sekitar 6.400 ekor atau 2.460 kg. Harga jual Rp 185.000/kg dengan tingkat bunga bank sebesar 5%. Analisis Usaha Pembesaran Ikan Betutu di Karamba Jaring Apung  sebagai berikut.

Biaya Investasi/Biaya Tetap
NoInput Produksi KuantitasHarga  (Rp)Total Biaya  (Rp) Penyusutan per periode pemeliharaan (Rp)
1.Sewa KJA (1 tahun)4 Petak1.250.0005 000.000                                                       5.000.000
2.Perbaikan KJA4 Petak600.0002.400.000                                                       2.400.000
3.Alat-alat perbaikan1 Paket60.00060.000                                                             60.000
4.Biaya tenaga kerja1 Paket3.000.0003.000.000                                                       3.000.000
5.Lain-lain (10% dari total biaya)                   1.046.000                                                           104.600
Jumlah                 11.506.000                                                     10.564.600

 

Biaya Variabel

NoInput Produksi KuantitasHarga  (Rp)Total Biaya  (Rp)
1.Benih8000 ekor35.000280.000.000
2.Pakan1000kg12.00012.000.000
3.Pakan ikan rucah1.480 kg18.50027.380.000
4.Obat-obatan700.000
5.Probiotik500.000
6.Tenaga kerja2 orang x 12 bulan600.00014.400.000
7.Lain-lain (10% dari total biaya)33.498.000
Jumlah368.478.000

 

Analisis budidaya ikan betutu berdasarkan asumsi, sehingga pembudidaya dapat meningkatkan keuntungan dengan cara  meminimalkan biaya produksi. Berdasarkan Tabel 1 dan 2 dapat dihitung kelayakan usaha budidaya ikan betutu seperti yang tertera pada Tabel 3 nilai R/C sebesar 1,14 usaha budidaya ikan betutu memiliki nilai kelayakan usaha dengan titik impas akan dicapai pada harga sebesar Rp.162.020/kg dengan nilai rentabilitas ekonomi sebesar 23 > 5%.

Tabel 3 Kelayakan Usaha Budidaya Ikan Betutu pada KJA
NoKeteranganBiaya (Rp)
1.Biaya tetap penyusutan per priode pemeliharaan       10.564.600
2.Bunga bank 5%       19.527.430
3.Total biaya tetap       30.092.030
4.Total biaya variabel    368.478.000
5.Total biaya    398.570.030
6.Penerimaan hasil panen 2.460 kg    455.100.000
7.Laba operasional       86.622.000
8.Laba bersih       56.529.970
9.Arus kas       67.094.570
10.Rentabilitas ekonomi                       23
11.R/C1,14
12.Jangka waktu pengembalian                    5,66
13.BEP produksi (kg)                 4.195
14.BEP harga produksi (Rp/Kg)             162.020

 

(Penulis adalah Dosen Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan, FPIK UNPAD)

Post Terkait:

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia… PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-food terintegrasi di Indonesia. Memasuki paruh kedua tahun 2026, saham JPFA menunjukkan…
  • Harga Ayam Naik di Pertengahan 2020, Saham PT… Kenaikan harga ayam broiler sepanjang bulan Juni sempat mengangkat saham emiten poultry. Investor berekspektasi harga broiler yang naik signifikan akan membantu kinerja sektor poultry. Jika…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • Marikultur Kerapu & Kakap Cukup Menjanjikan Ikan kerapu dan kakap merupakan beberapa jenis ikan laut yang sudah lama dibudidayakan dalam sistem marikultur. Permintaan pasar terhadap ikan ini terbilang tinggi. Tidak hanya…
  • Lebih Produktif dengan Polikultur Rentan terhadap serangan penyakit, budidaya udang windu secara tradisional bisa mengantisipasi kegagalan produksi dengan sistem polikultur. Udang windu, ikan bandeng, dan rumput laut merupakan tiga…
  • Hitung Potensi Usaha Budidaya Sidat Skala Rumahan Ikan sidat adalah nama lain dari unagi dalam istilah Jepang, potensi usaha budidaya ikan sidat mulai menjadi incaran investor asing. Ikan sidat berasal dari Indonesia,…
  • Cacingan Si Pencuri Nutrisi Ternak Edisi 167 Juni 2008Peternakan tanpa serangan penyakit merupakan suatu dambaan setiap peternak. Namun dengan program pengobatan yang ketat dari awal ayam masuk kandang sampai ayam…
  • KEMENTAN EKSPOR BAHAN BAKU OBAT HEWAN SEDIAAN… Pasuruan_Kementerian Pertanian (Kementan) melepas ekspor perdana bahan baku asal hewan sediaan premiks dalam hal ini Feed Suplement yang berupa Tryptophan Granule (asam amino pakan hewan)…
  • Pahlawan Devisa Itupun Tergantikan oleh Peternakan Oleh : Danang Herry MantoroSatu nusa satu bangsa satu bahasa kitaTanah air pasti jayaUntuk selama lamanyaIndonesia merdekaIndonesia pusakaNusa bangsa dan bahasaKita bela bersama….Sepenggal lagu kebangsaan…
  • 5 GENOTIPE FLU BURUNG DAN EKOSISTEM KESEHATAN (( Konsep jangka panjang dengan mengedepankan penataan pasar unggas hidup dan pasar tradisional sebagai tempat berinteraksinya manusia, hewan dan lingkungan harus dilihat sebagai bagian dari…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia… by Agribisnis PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-food terintegrasi di Indonesia. Memasuki paruh kedua tahun 2026, saham JPFA menunjukkan…
  • Harga Ayam Naik di Pertengahan 2020, Saham PT… by Agribisnis Kenaikan harga ayam broiler sepanjang bulan Juni sempat mengangkat saham emiten poultry. Investor berekspektasi harga broiler yang naik signifikan akan membantu kinerja sektor poultry. Jika…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 by Agribisnis Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • Marikultur Kerapu & Kakap Cukup Menjanjikan by Agribisnis Ikan kerapu dan kakap merupakan beberapa jenis ikan laut yang sudah lama dibudidayakan dalam sistem marikultur. Permintaan pasar terhadap ikan ini terbilang tinggi. Tidak hanya…
  • Lebih Produktif dengan Polikultur by Agribisnis Rentan terhadap serangan penyakit, budidaya udang windu secara tradisional bisa mengantisipasi kegagalan produksi dengan sistem polikultur. Udang windu, ikan bandeng, dan rumput laut merupakan tiga…

  • 1,202,763
  • 606,607
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI