Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Pijah Buatan untuk Si Jelawat

Posted on

Dikenal sebagai ikan khas pedalaman Kalimantan dan Sumatra, ikan air tawar yang nikmat disantap setelah digoreng atau dikukus ini sudah merambah pasar Jakarta. Keberhasilan teknik pembenihan jadi kuncinya.

Tak hanya nikmat disantap, ikan jelawat ternyata memiliki penampilan yang cantik. Tubuhnya yang memanjang seperti terpedo memiliki sisik berukuran besar berwarna perak. Sementara sisik punggungnya berwarna kelabu kehijauan. Sementara sirip dada dan perutnya terdapat warna merah. Konon, sisik ikan jelawat yang dikukus rasanya enak, kenyal seperti tulang muda. Jika digoreng seperti kerupuk.

Ikan jelawat (Leptobarbus hoevani Bleeker) memiliki banyak nama lokal. Di Jambi, Sumatera Selatan, dan Lampung, ikan ini disebut lemak atau klemak, tetapi saat masih berukuran kecil—antara 10—20 cm—disebut jelejar. Di Kalimantan Tengah, ikan jelawat disebut dengan manjuhan. Sementara di Malaysia, sebutannya ikan sultan dan di Thailand diberi nama pla ba.

 

Sebagai ikan konsumsi khas daerah, sebagian besar pemenuhan kebutuhan pasarnya ikan jelawat mengandalkan alam. Bisa diterka, keberadaannya di perairan alam pun ikut menipis. Upaya budidaya yang dilakukan secara tradisional pun masih mengandalkan benih dari alam, menunggu saat air sungai naik dan induk memijah secara alami.Tak pelak, keberadaannya masih tergantung pada musim. Sementara Jambi merupakan pemasok utama benih alam ikan jelawat di Pulau Sumatera.

 

Induce breeding

Melihat potensi dan keterbatasan pasokan benih ikan yang masih satu kerabat dengan ikan mas ini, pihak Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam, Jambi, pun berupaya melakukan terobosan dalam hal budidaya, khususnya pembenihan. Pada 2006, BPBAT Jambi berhasil melakukan teknologi pemijahan dengan melakukan induce breeding yang pertama kali di Sumatera.

 

Menurut Wahyu Budi Wibowo, S.St.Pi, Perekayasa Madya pada BPBAT Sungai Gelam, Jambi, masih banyaknya pembudidaya yang tergantung dengan benih tangkapan alam membuat kelestarian ikan jelawat dialam terancam ketersediaannya.

 

Adanya rekayasa pembenihan ikan jelawat hasil domestikasi diharapkan akan memberikan dampak secara sosial bagi para  pelaku budidaya ikan jelawat. Berhasilnya domestikasi dan budidaya ikan jelawat mampu melindungi salah satu plasma nutfah ikan spesifik lokal asli Indonesia.

 

Lebih lanjut Wahyu membeberkan langkah-langkah dalam teknologi induce breeding yang telah dilakukan. Langkah awal dilakukan dengan persiapan kolam dan indukan. Sebelum digunakan, kolam persiapan induk diolah dengan cara penggemburan tanah dasar, pembalikan tanah, dan pengeringan. Selanjutnya, kolam diisi air dan calon induk jantan dan betina dimasukkan dengan kepadatan 1—2 ekor induk per 5 meter persegi. Selama masa persiapan, induk diberi pakan pelet komersial dengan protein 30—32% sebanyak 3% dari berat biomassa ikan. Sementara itu, pakan tambahan berupa daun singkong diberikan sebanyak 2% biomassa setiap dua hari sekali.

Selanjutnya Baca di Majalah Info Auakultur

Post Terkait:

  • Resirkulasi, Tingkatkan Produksi Massal Benih Kakap Putih Dengan resirkulasi, BPBL Batam mampu meningkatkan tingkat kelulusan hidup larva kakap putih hingga 30%. Kakap putih merupakan salah satu hasil perikanan dengan permintaan pasar global…
  • Untuk Benih yang Berkualitas, Sertifikasi CPIB Perlu! Merebaknya wabah TiLV di sejumlah negara membuat segmen pembenihan mendapatkan sorotan. Terlebih dalam urusan impor benih dan induk tilapia dari wilayah yang terkena wabah. Nama…
  • Lirik Potensi Gurame, Lakukan Pemijahan dari Sekarang Keterbatasan benih tidak seimbang dengan banyaknya permintaan akan ikan konsumsi ini. Perlu adanya penyuluhan kepada pembudidaya agar budidaya gurame berkesinambungan. Sejalan dengan pengembangan kawasan usaha…
  • Pembenihan dan Pembesaran Patin di Pekarangan Dikeluarkannya kebijakan pembatasan kuota impor ikan membuat ikan patin menjadi salah satu ikan dalam negeri yang menjadi tumpuhan kebutuhan pasar lokal. Selain menjadi komoditas konsumsi,…
  • Tekan Biaya Produksi dengan 10 langkah Sistem Tambak Nurseri Percobaan membuktikan, sistem nurseri pada skala komersial di Asia menghasilkan penurunan biaya produksi antara 15-30% dibandingkan dengan proses budidaya biasa. Tidak hanya itu, dengan dikuranginya…
  • Besarkan Benih Udang Galah Sistem Ugadi Kini, sawah tak lagi sekadar hasilkan padi. Dengan Ugadi, tebar benih udang galah di 1.000 m persegi luas sawah hasilkan 1,52 kwintal udang galah siap…
  • Pengangkutan Benih Ikan Sistem Basah-Tertutup Pengangkutan benih ikan sistem basah antarpulau bukan lagi kendala. Beragam sistem transportasi bisa dijadikan pilihan. Salah satunya sistem basah-tertutup. Saat ini, pengangkutan benih ikan antar…
  • Pembenihan Teripang Pasir Banyak pihak yang mencari teripang, karena harganya yang menggiurkan di pasar lokal sendiri, harga teripang Rp 30.000 – Rp 150.000/kg. Untuk melestarikannya BBPPBL Gondol –…
  • Kiat Agar Benih Tumbuh Pesat dan Sehat Dalam budidaya ikan, kualitas benih mempengaruhi hasil segmen usaha budidaya pembesaran. Untuk hasilkan benih berkualitas, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Benih ikan merupakan anak ikan…
  • Kepiting Rajungan dari Induk Alam Sebagai salah satu hasil laut yang terkenal nikmat dan bernilai gizi, kepiting rajungan menjadi salah satu hasil laut yang permintaan pasarnya tinggi. Kepiting rajungan juga…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Resirkulasi, Tingkatkan Produksi Massal Benih Kakap Putih by Agribisnis Dengan resirkulasi, BPBL Batam mampu meningkatkan tingkat kelulusan hidup larva kakap putih hingga 30%. Kakap putih merupakan salah satu hasil perikanan dengan permintaan pasar global…
  • Untuk Benih yang Berkualitas, Sertifikasi CPIB Perlu! by Agribisnis Merebaknya wabah TiLV di sejumlah negara membuat segmen pembenihan mendapatkan sorotan. Terlebih dalam urusan impor benih dan induk tilapia dari wilayah yang terkena wabah. Nama…
  • Lirik Potensi Gurame, Lakukan Pemijahan dari Sekarang by Agribisnis Keterbatasan benih tidak seimbang dengan banyaknya permintaan akan ikan konsumsi ini. Perlu adanya penyuluhan kepada pembudidaya agar budidaya gurame berkesinambungan. Sejalan dengan pengembangan kawasan usaha…
  • Pembenihan dan Pembesaran Patin di Pekarangan by Agribisnis Dikeluarkannya kebijakan pembatasan kuota impor ikan membuat ikan patin menjadi salah satu ikan dalam negeri yang menjadi tumpuhan kebutuhan pasar lokal. Selain menjadi komoditas konsumsi,…
  • Tekan Biaya Produksi dengan 10 langkah Sistem Tambak Nurseri by Agribisnis Percobaan membuktikan, sistem nurseri pada skala komersial di Asia menghasilkan penurunan biaya produksi antara 15-30% dibandingkan dengan proses budidaya biasa. Tidak hanya itu, dengan dikuranginya…

  • 1,202,827
  • 606,671
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI