Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Lirik Potensi Gurame, Lakukan Pemijahan dari Sekarang

Posted on

Keterbatasan benih tidak seimbang dengan banyaknya permintaan akan ikan konsumsi ini. Perlu adanya penyuluhan kepada pembudidaya agar budidaya gurame berkesinambungan.

Sejalan dengan pengembangan kawasan usaha budidaya gurame yang semakin luas, maka kebutuhan induk dan benih juga semakin meningkat. Pengalaman salah seorang Penyuluh Perikanan Bantu dari Ciamis, yang juga sebagai pembudidaya ikan gurame, Eti Rohaeti, A.Md., mengatakan, ”Permintaan akan benih gurame untuk disekitar lokal belum terpenuhi dan baru bisa memenuhi 10 ribu ekor benih per minggu,” ujarnya.

Begitu juga keterangan dari ketua kelompok Ulam Barokah Pembudidaya gurame dari Tulung Agung, Sumanto, S.Pd., mengatakan, prospek gurame untuk di Tulungagung dari tahun ke tahun juga selalu mengalami peningkatan, ia sendiri memulai usaha budidaya gurame dari 2003. Permintaan pasar untuk gurame ukuran konsumsi per hari bisa mencapai lebih dari 10 ton.

Lanjut Sumanto, harga dari pembudidaya saat ini 30 ribu/kg, biasanya gurame untuk dijual kembali dan dikirim ke Jakarta. Penjualannya bisa mencapai 2 truk, untuk setiap truk berkisar 7,3 kwintal, serta pengepul jumlahnya lebih dari 10 orang untuk satu kecamatan.

Untuk itu diperlukan pasokan benih dalam jumlah yang cukup dan kualitas yang baik, agar bisa berkesinambungan antara benih yang diperuntukkan konsumsi dan juga untuk induk. Eti, juga menerapkan pola kemitraan dengan masyarakat yang disuluhnya yakni dengan mengatur pola tanam yang terstruktur dan terarah.

“Karena dengan kita ada pembagian segmen dan pola tanam, maka resiko seperti hama dan penyakit bisa teratasi, serta penghasilanpun akan teratur,” tambahnya.

Sebagai penyuluh perikanan Bantu, tujuan Eti dapat memberikan penyuluhan secara nyata, dengan memberikan contoh kepada masyarakat. Bahwa yang selama ini mereka berpikir susah dengan menfaatkan SDA yang ada, yaitu kolam dan air yang tersedia mengalir sepanjang tahun adalah sumber penghasil pendapatan.

“Dengan cara kita merubah pola pikir yang awalnya menanam ikan hanya untuk di konsumsi sendiri, untuk hajatan, menjadi berpikir dengan cara berbudidaya ikan gurame mempunyai prospek yang sangat besar, sehingga bisa mensejahterakan keluarga,” kata Eti.

Lanjut Eti, beserta penyuluh lainnya mendukung visi misi Kabupaten Ciamis yaitu menjadi sentra penghasil gurame terbesar di Priangan Timur. Keluhnya, Ciamis semenjak Pangandaran menjadi daerah otonomi baru (DOB), maka sumber perikanan hanya dari perikanan tawar. “Otomatis kita harus mengoptimalkan perikanan tawar karena perikanan hasil laut sudah tidak ada lagi,” ungkapnya.

Memilih Induk untuk dipijahkan

Bagi para pembudidaya gurame agar menghasilkan benih yang berkualitas, dimulai degan memilih indukan. Adapun ciri – ciri induk jantan yang siap untuk dipijahkan antaralain, terdapat benjolan di bagian kepala, bibir bawahnya tebal dan memerah pada saat birahi, tidak memiliki warna hitam pada ketiak sirip dada, kemudian bila bagian perut diurut kearah genital, akan mengeluarkan cairan sperma berwarna putih, berat induk berkisar 4- 5 kg.

Sedangkan untuk induk betina, pilih yang tidak mempunyai benjolan di bagian kepala, bibir bawah tidak tebal dan tidak memerah pada saat birahi, memiliki warna hitam pada ketiak sirip dada, kemudian berat induk berkisar 3 kg. Induk dapat dipelihara pada kolam tembok atau kolam tanah baik secara masal maupun berpasangan, dengan perbandingan jantan : betina = 1 : 4.

Pakan yang diberikan selama masa pemeliharaan indukan berupa pellet terapung dengan kadar protein lebih dari 28 %, sebanyak 2% biomass/hari dan bisa diberi pakan berupa daun sente/talas sebanyak 5 % bobot biomass/hari.

Persiapan pemijahan induk gurame, pertama kolam induk diberi tempat dan bahan sarang (tempat sarang diameter 20 – 25 cm). Kedalaman kolam 10 – 15 cm dibawah permukaan air, bahan sarang berupa sabut kelapa, ijuk atau bahan lainnya, ditempatkan dipermukaan air.

Selanjutnya pemijahan dilakukan secara alami di kolam pemeliharaan induk, ikan yang sudah siap memijah membuat sarang untuk menampung telur. Sebaiknya pengecekan telur dilakukan pagi hari pada setiap sarang yang sudah dibuat induk ikan, yakni dengan cara menusuk sarang atau dengan menggoyangkannya.

Bila keluar telur atau minyak, maka pemijahan sudah terjadi dan sarang berisi telur. Sarang yang berisi telur dikeluarkan dari tempat sarang secara perlahan untuk dipindahkan kedalam baskom plastik yang sudah diisi air kolam induk.

Sarang dibuka secara perlahan sampai telur keluar dan mengapung dipermukaan air. Telur-telur tersebut diambil dengan menggunakan sendok untuk dipindahkan kedalam wadah penetasan berupa corong dari fiberglass atau akuarium yang sudah diisi dengan air bersih.

Selanjutnya Baca di Majalah Info Akuakultur

Post Terkait:

  • Pengangkutan Benih Ikan Sistem Basah-Tertutup Pengangkutan benih ikan sistem basah antarpulau bukan lagi kendala. Beragam sistem transportasi bisa dijadikan pilihan. Salah satunya sistem basah-tertutup. Saat ini, pengangkutan benih ikan antar…
  • Resirkulasi, Tingkatkan Produksi Massal Benih Kakap Putih Dengan resirkulasi, BPBL Batam mampu meningkatkan tingkat kelulusan hidup larva kakap putih hingga 30%. Kakap putih merupakan salah satu hasil perikanan dengan permintaan pasar global…
  • Kiat Agar Benih Tumbuh Pesat dan Sehat Dalam budidaya ikan, kualitas benih mempengaruhi hasil segmen usaha budidaya pembesaran. Untuk hasilkan benih berkualitas, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Benih ikan merupakan anak ikan…
  • Pembenihan dan Pembesaran Patin di Pekarangan Dikeluarkannya kebijakan pembatasan kuota impor ikan membuat ikan patin menjadi salah satu ikan dalam negeri yang menjadi tumpuhan kebutuhan pasar lokal. Selain menjadi komoditas konsumsi,…
  • Pacu Perkembangan Gonad Kerapu Kertang Meskipun kerapu kertang jantan besutan BBAP Situbondo telah berhasil menghasilkan sperma yang berkualitas untuk menghasilkan kerapu-kerapu hybrid, tetapi induk betinanya belum mampu menghasilkan telur berkualitas…
  • Kiat Sukses Benihkan Si Tangan Panjang GI Macro II Sukses lewati proses seleksi, udang galah GI Macro II besutan Balai Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI) Sukamandi siap genjot produksi udang galah nasional.   GI Macro…
  • Nusantara 1, Vaname Unggul dari Situbondo Bisa jadi, tak banyak pembudidaya tahu bahwa Indonesia, khususnya Situbondo, telah berhasil memproduksi indukan udang vaname unggul. Hatchery pun tak perlu lagi tergantung pada indukan…
  • Besarkan Benih Udang Galah Sistem Ugadi Kini, sawah tak lagi sekadar hasilkan padi. Dengan Ugadi, tebar benih udang galah di 1.000 m persegi luas sawah hasilkan 1,52 kwintal udang galah siap…
  • Pijah Buatan untuk Si Jelawat Dikenal sebagai ikan khas pedalaman Kalimantan dan Sumatra, ikan air tawar yang nikmat disantap setelah digoreng atau dikukus ini sudah merambah pasar Jakarta. Keberhasilan teknik…
  • Untuk Benih yang Berkualitas, Sertifikasi CPIB Perlu! Merebaknya wabah TiLV di sejumlah negara membuat segmen pembenihan mendapatkan sorotan. Terlebih dalam urusan impor benih dan induk tilapia dari wilayah yang terkena wabah. Nama…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Pengangkutan Benih Ikan Sistem Basah-Tertutup by Agribisnis Pengangkutan benih ikan sistem basah antarpulau bukan lagi kendala. Beragam sistem transportasi bisa dijadikan pilihan. Salah satunya sistem basah-tertutup. Saat ini, pengangkutan benih ikan antar…
  • Resirkulasi, Tingkatkan Produksi Massal Benih Kakap Putih by Agribisnis Dengan resirkulasi, BPBL Batam mampu meningkatkan tingkat kelulusan hidup larva kakap putih hingga 30%. Kakap putih merupakan salah satu hasil perikanan dengan permintaan pasar global…
  • Kiat Agar Benih Tumbuh Pesat dan Sehat by Agribisnis Dalam budidaya ikan, kualitas benih mempengaruhi hasil segmen usaha budidaya pembesaran. Untuk hasilkan benih berkualitas, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Benih ikan merupakan anak ikan…
  • Pembenihan dan Pembesaran Patin di Pekarangan by Agribisnis Dikeluarkannya kebijakan pembatasan kuota impor ikan membuat ikan patin menjadi salah satu ikan dalam negeri yang menjadi tumpuhan kebutuhan pasar lokal. Selain menjadi komoditas konsumsi,…
  • Pacu Perkembangan Gonad Kerapu Kertang by Agribisnis Meskipun kerapu kertang jantan besutan BBAP Situbondo telah berhasil menghasilkan sperma yang berkualitas untuk menghasilkan kerapu-kerapu hybrid, tetapi induk betinanya belum mampu menghasilkan telur berkualitas…

  • 1,202,765
  • 606,609
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI