Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Atur Pola Pemberian Pakan, Raih Hasil Optimal

Posted on

Untuk mencapai hasil yang optimal, pemberian pakan pada udang perlu memperhatikan aspek-aspek yang terkait dengan teknologi budidaya yang digunakan, umur dan ukuran udang, dan kondisi lingkungan yang ada.

Agar pakan dapat dimanfaatkan secara efisien bagi pertumbuhan udang secara optimum, pakan yang diberikan harus berkualitas baik. Menurut Ketua Kelompok Peneliti Nutrisi, Balai Riset Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan, Maros, Sulawesi Selatan, Usman, faktor penentu kualitas tersebut antara lain kandungan nutrisi yang seimbang (makro dan mikro nutrient, misalnya asam amino dan asam lemak essensial, kolesterol, fosfolipid, vitamin, mineral, carotenoid,  serta energi), memiliki nilai kecernaan yang tinggi, daya atraktan tinggi serta water stability yang baik. Di samping itu, pakan yang akan diberikan tidak boleh disimpan terlalu lama. Agar kandungan nutrisinya tidak rusak, penyimpanan pakan tidak boleh melebihi 3 bulan sejak diproduksi. Tempat penyimpanan pakan yang baik di antaranya tidak kena matahari langsung, kering dan suhunya tidak panas (<30oC).

Menurut Usman, pemberian pakan juga perlu memperhatikan aspek efisiensi dan kelestarian lingkungan. Untuk itu, sebaiknya pakan diberikan tidak sampai 100% ikan kenyang. Pasalnya, ketika udang sudah benar-benar kenyang, pasti ada pakan yang tersisa sehingga dapat menjadi limbah yang mencemari lingkungan. Di samping itu, tingkat kecernaan pakan juga cenderung menurun ketika kondisi udang kenyang. Namun cara makan udang yang lambat dan habitanya banyak di dasar tambak menyebabkan sangat sulit memantau tingkat kekenyangannya. Hal ini berbeda dengan ikan yang dapat langsung diamati ketika diberi pakan karena dapat langsung dipantau. Oleh karena itu, pemberian pakan pada udang hanya didasarkan atas persentase dari total biomassanya dan sangat diperlukan pemasangan anco (tray pakan) yang cukup di tambak. Idealnya, setiap hektar lahan tambak dipasang anco sebanyak 6 hingga 8 buah.

 

Akibat pemberian pakan berlebih

Lebih lanjut Usman menuturkan, pola pemberian pakan akan berpengaruh terhadap tingkat konsumsi pakan oleh udang. Dalam arti bahwa jika dosis dan frekuensi pemberian pakannya kurang, maka tingkat konsumsi pakannya akan rendah (pertumbuhan lambat). Tetapi jika dosis pemberian pakannya tinggi, maka udang akan memakan pakan sampai kenyang (tetapi akan ada sisa pakan yang tidak termakan). Pemberian pakan berlebih akan menyebabkan paling tidak dua kerugian yaitu merusak kualitas air, menaikkan rasio konversi pakan. Sehingga menyebabkan biaya untuk pakan membengkak. Penumpukan pakan yang tidak termakan dapat merusak kualitas air dan dasar tambak. Sehingga secara tidak langsung akan menurunkan nafsu makan dan kesehatan udang.

Agar proses pemberian pakan memberikan hasil yang optimum, maka perlu adanya peralatan yang dapat menjamin kualitas air selalu dalam kondisi optimum, antara lain kincir atau sejenisnya, pompa, dan alat pengukur kualitas air. Selanjutnya, memberi pakan secara tepat sesuai dosis dan waktu (frekuensi), dan memonitor nafsu makan udang setiap waktu pemberian pakan (memasang anco, sekitar 6-8 buah/ha). Jika pakan tersisa, takaran perlu dikurangi. Akan tetapi, jika kebalikannya, pakan cepat habis, takaran atau jumlah pakan perlu ditambah. Seperti yang dituturkan oleh Usman, berikut ini adalah acuan umum dalam pengelolaan pakan untuk udang yang dibudidayakan secara semi intensif  dan intensif. Pola pemberian pakan juga perlu mempertimbangkan sifat udang yang lambat makan, dan lebih aktif pada malam hari, terutama udang windu. menghindari nutrient pakan banyak tercuci dalam air (larut), lama waktu pakan tercerna dalam usus udang, sifat udang yang banyak aktif pada waktu malam hari (khususnya udang windu), dan keberadaan pakan alami di dalam tambak.

Selanjutnya Baca di majalah Info akuakultur

Post Terkait:

  • Tingkatkan Nafsu Makan Ikan dengan Atraktan Tingkatkan Nafsu Makan Ikan dengan Atraktan. Pakan berkualitas memiliki tingkat palatabilitas yang tinggi. Secara cepat, ikan merespon pakan yang merangsang penciumannya akibat mekanisme kemoreseptor. Senyawanya…
  • Cara Pembuatan Probiotik yang Mudah Namun Hasilnya Cespleng Cara Pembuatan Probiotik yang Mudah Namun Hasilnya Cespleng. Untuk memperbaiki kondisi lingkungan di tambak udang, para petambak bisa mempraktikan cara pembuatan Probiotik. Probiotik adalah mikroba…
  • Budidaya Alga, Untuk Tingkatkan Nutrisi Pakan Ikan Mikroalga, alga mikroskopis kaya nutrisi untuk kegiatan budidaya perikanan Mikroalga, di samping kehadirannya menjadi ancaman bagi kegiatan akuakultur, beberapa jenis di antaranya justru menjadi berkah…
  • Efisiensi dan Kinerja Pakan Fungsional Pakan, bagi sebagian besar pembudidaya ikan ditujukan untuk membesarkan ikan. Tak heran jika formulasi pakan awalnya berkembang untuk tujuan ini. Seiring semakin dalamnya pemahaman ahli…
  • Atur Jadwal Agar Panen Awal Sekilas, masalah pemberian pakan tampak sepele. Namun jangan salah, faktor pakan yang menyedot 60—80% biaya produksi ini menjadi faktor utama kesuksesan usaha budidaya. Tak hanya…
  • Atur Asupan Nutrisi untuk Si ‘Dua Sahabat’ Ikan nila dan mas termasuk komoditas perikanan dengan tingat permintaan pasar yang tinggi. Dalam kegiatan budidaya, dua jenis ikan ini kerap dipelihara berbarengan karena saling…
  • Kupas Gizi Pakan Ikan Air Laut Beda komoditas atau jenis ikan air laut, berbeda pula gizi pakan yang dibutuhkan.Ini pula yang menuntut ahli gizi atau nutrisi pakan ikan terus berkesperimen dalam…
  • Maggot, Pakan Alternatif Ikan Berprotein Tinggi Biasa hidup di tempat-tempat kotor, bau, dan menjijikan, maggot atau belatung ternyata memiliki manfaat luar biasa sebagai pakan ternak. Kandungan proteinnya berkisar 40%! Selain mengetahui…
  • Menteri Susi Tagih Janji Pengusaha Pakan Ikan (Info… Sektor perikanan budidaya air tawar menempati peran strategis dalam program ketahanan pangan dan gizi nasional. Pasalnya, dari total produksi ikan budidaya, 60% di antaranya merupakan…
  • Campur Pellet Dengan Ikan Rucah, Turunkan Biaya Pakan Permintaan pasar terhadap produk perikanan laut seperti bawal dan kerapu terus meningkat. Sementara itu, daya dukung lingkungan terhadap perikanan tangkap semakin menurun akibat penangkapan yang…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Tingkatkan Nafsu Makan Ikan dengan Atraktan by Agribisnis Tingkatkan Nafsu Makan Ikan dengan Atraktan. Pakan berkualitas memiliki tingkat palatabilitas yang tinggi. Secara cepat, ikan merespon pakan yang merangsang penciumannya akibat mekanisme kemoreseptor. Senyawanya…
  • Cara Pembuatan Probiotik yang Mudah Namun Hasilnya Cespleng by Agribisnis Cara Pembuatan Probiotik yang Mudah Namun Hasilnya Cespleng. Untuk memperbaiki kondisi lingkungan di tambak udang, para petambak bisa mempraktikan cara pembuatan Probiotik. Probiotik adalah mikroba…
  • Budidaya Alga, Untuk Tingkatkan Nutrisi Pakan Ikan by Agribisnis Mikroalga, alga mikroskopis kaya nutrisi untuk kegiatan budidaya perikanan Mikroalga, di samping kehadirannya menjadi ancaman bagi kegiatan akuakultur, beberapa jenis di antaranya justru menjadi berkah…
  • Efisiensi dan Kinerja Pakan Fungsional by Agribisnis Pakan, bagi sebagian besar pembudidaya ikan ditujukan untuk membesarkan ikan. Tak heran jika formulasi pakan awalnya berkembang untuk tujuan ini. Seiring semakin dalamnya pemahaman ahli…
  • Atur Jadwal Agar Panen Awal by Agribisnis Sekilas, masalah pemberian pakan tampak sepele. Namun jangan salah, faktor pakan yang menyedot 60—80% biaya produksi ini menjadi faktor utama kesuksesan usaha budidaya. Tak hanya…

  • 1,202,937
  • 606,781
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI