Kekuatan Kerjasama Tim

Ketika saya sedang mengendarai motor hendak pergi
ke supermarket, mata saya menoleh melihat bangunan megah yang sepertinya rumah
hunian sedang dibangun. Dalam pikiran saya, hebat betul bangunan tersebut,
selain megah bangunannya terlihat kokoh dan pastinya sangat menakjubkan jika
bangunan tersebut sudah seratus persen rampung.

Namun, saya berpikir bukan soal megahnya
bangunan, tetapi kepada para pekerja atau kuli bangunan yang bekerja bergotong-royong
dan cekatan merealisasikan keiinginan si pemilik rumah. Kemudian, saya berpikir
ternyata kuli bangunan juga mengusung filosofi teamwork dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Teamwork
menjadi kunci keberhasilan kuli bangunan dalam bekerja, di mana dalam dunia
“perkulian” ada yang disebut Tenaga atau Laden biasa juga orang menyebutnya
Layan. Tenaga atau Laden sendiri bertugas melayani apa saja kebutuhan Tukang
dalam bekerja.

Kemudian Tukang, yang bertugas mengerjakan proses
berdirinya suatu bangunan. Tentu saja Tukang tingkatnya lebih tinggi dibanding
Tenaga atau Laden. Karena itu bayaran hariannya berbeda. Tukang juga terbagi
lagi menjadi dua, yaitu Tukang Kayu dan Tukang Batu, biasanya kedua Tukang ini
bekerjasama berdasar keahlian, tapi terkadang ada juga yang mampu merangkap,
kemudian di atas Tukang ada Mandor yang mengkoordinasi dan mengontrol kerja
keseluruhan.

Baca Juga:   Mesin Cetak Uang

Dari situ saya langsung teringat nasihat Direksi
PT Gallus Indonesia Utama (GITA), Pak Gani, pada saat acara Annual Meeting kantor
beberapa waktu lalu. Beliau mengatakan, untuk menciptakan target dan hasil
kerja yang maksimal dibutuhkan kelancaran kerja antar divisi yang saling
berantai.

Artinya, semua karyawan saling berkaitan satu
sama lain, semua harus bekerja sama dengan mengerahkan semua kemampuan yang
dimiliki. Jika ada salah satu yang tidak maksimal – bisa karena berhalangan, sakit, tidak semangat atau bermalas-malasan
– hasil yang akan didapat pun tidak akan sesuai target.

Untuk sesekali, mungkin pekerjaan yang tidak
terselesaikan dari salah satu karyawan bisa saja di-backup oleh karyawan lain. Namun, hal tersebut tidak bisa
terus-menerus terjadi sebab bisa mengganggu konsentrasi kerja rekan lainnya
sehingga terjadi ketidaksinambungan koordinasi di antara divisi.

Selain itu, Pak Gani juga mengatakan untuk
menjadi sebuah perusahaan yang tangguh ada tiga hal yang harus dimiliki oleh
setiap karyawan, yakni Profesionalitas, Teamwork, dan Intergritas.

Baca Juga:   Kesadaran Diri dalam Berdialog

Berbicara mengenai profesionalitas sudah pasti
berkaitan dengan memahami tugas dan tanggung jawab, kemudian bekerja dalam
koridor SISPRO (sistem dan prosedur), serta memiliki target oriented. Kemudian Teamwork
di mana setiap karyawan harus saling bekerja sama untuk menciptakan kerja yang
saling berantai dan berkesinambungan. Setelah itu, harus punya integritas
tinggi yang mana dalam bekerja harus mencintai pekerjaan itu sendiri agar
setiap yang dikerjakan.

Pun dengan kuli bangunan, mereka harus saling
berhubungan dari mulai Layan sebagai pengadaan barang atau alat, Tukang kayu
dan batu dengan bagian kerjanya masing-masing, Mandor dengan pengontrol agar
sesuai prosedur dan mencapai target, sehingga si pemilik rumah selaku customer mendapatkan hasil yang
memuaskan.

Namun, untuk membentuk suatu tim kerja yang solid
memang bukan perkara yang mudah, karena setiap orang dengan talenta yang
berbeda dan disatukan dalam sebuah tim memerlukan sebuah proses penyatuan yang
memerlukan kesamaan tujuan atas terbentuknya tim tersebut.

Tim tidak akan bisa bekerja optimal jika tanpa
komunikasi yang baik. Saling memotivasi juga merupakan bentuk komunikasi.
Sekalipun seseorang itu mencintai pekerjaannya, rasa lelah dan malas pastilah
ada. Namun  dengan saling memotivasi, kekompakan dalam tim sudah
dipastikan akan selalu terjaga.

Baca Juga:   Kalimat Penting Para Pemimpin

Tim yang solid juga didapat dari kepercayaan yang
diberikan antara satu dan yang lainnya. Selama saling percaya kepada rekan satu
tim, maka akan saling mempercayai. Namun kepercayaan tidak sebatas kepada rekan
kerja, melainkan juga kepada konsumen yang telah mempercayai kami sebagai
produsennya.

Kesuksesan sebuah tim tergantung dari seberapa solid tim itu bekerja, customer menggunakan jasa kami karena mereka percaya terhadap pelayanan dan kualitas yang diberikan. Artinya, tim kerja harus mampu memberikan kepuasan tersebut dengan sebaik-baiknya. Jadi jangan remehkan kehebatan kerjasama tim, dengan kemauan untuk saling mendengar, saling berbagi ide dan dengan komando yang tepat, ada banyak hal yang bisa terselesaikan dengan kerjasama dan sudah tentu akan banyak pelajaran yang didapat sebab banyak ide dari kepala yang berbeda.

Oleh: Aditya Permadi, Penulis adalah Staf Redaksi Majalah Info Akuakultur

Similar Posts:

  • Comments
  • 0

Sign up for Newsletter

Sign up to get our latest exclusive updates, deals, offers and promotions.