Polisi Gerebek Rumah di Kota Blitar Diduga Distributor Obat Ternak Ilegal

Polrestabes Surabaya memasang police line sebuah rumah di Jalan Suryat Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Info yang beredar, pemasangan police line ini dilakukan pascapenggrebekan obat ternak mengandung zat ketamin.

“Benar ada penggeledahan berkoordinasi dengan tim ahli dari peternakan. PT tersebut ngakunya depo, kebetulan direktur kita amankan dan sudah ditahan,” kata Kasat Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (14/2/2020).

“Tempat itu merupakan pengembangan dari tangkapan satresnarkoba sebelumnya yang menangkap pengedar obat ketamin untuk hewan, namun digunakan sendiri dan diedarkan,” jawab Ardian.

Sebelumnya diamankan W, direktur PT tersebut. Turut diamankan dari W, 26 ekstasi dan 14 ketamin untuk hewan. Keterangan ahli kedokteran dan peternakan, ketamin ini untuk hewan dan ternyata ketamin ini ilegal bukan import yang terdaftar.

Ketamin, dijual di bawah nama merek Ketalar, adalah obat yang terutama digunakan untuk memulai dan mempertahankan anastesi. Hal ini memberikan efek analgesik, sedasi dan amnesia.

“Sesuai dengan pentujuk ahli dan dinas perternakan bahwa yang diedarkan tidak terdaftar, obat keras yang dimaksud itu yang injeksi,” tambahnya.

Baca Juga:   Upaya Pemerintah Turunkan Harga Telur

Narasumber : https://news.detik.com

Similar Posts:

  • Comments
  • 0

Sign up for Newsletter

Sign up to get our latest exclusive updates, deals, offers and promotions.